BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung meminta kader lingkungan semakin aktif memantau kondisi masyarakat. Hal itu disampaikan setelah penyaluran insentif untuk ribuan kader.
Insentif diberikan untuk kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD).
Penyaluran dilakukan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di lima lokasi sekaligus. Yakni Aula Gedung Semergou, Gedung Herman HN, Graha Mandala, Gedung Xaverius, dan Gedung PKK, Rabu (7/10/2026).
Eva mengatakan kader memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan warga.
“Hari ini terakhir kita pembagian insentif dari kader-kader kita, insentif untuk Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD),” kata Eva.
Menurut Eva, insentif bukan hanya bentuk perhatian. Namun, diharapkan menjadi pemacu agar kader aktif menjalankan tugas sesuai bidangnya.
“Dengan harapan perhatian dari pemerintah kepada semua kader-kader ini, kita berharap semua ini bergerak. Kalau kita bergerak, bisa,” ujarnya.
Ia mencontohkan kader BKB yang berperan memantau perkembangan anak dan kondisi keluarga. Pemantauan penting agar persoalan warga terdeteksi sejak tingkat lingkungan.
Eva meminta kader tidak berhenti pada penerimaan insentif. Kader diminta terus terlibat menjaga lingkungan dan memastikan program pemerintah dirasakan masyarakat.
