Pemilik PT Lampung Service ( Nino Nurmadi ) atau Lebih di Kenal Masyarakat Lampung & Indonesia Cv Lampung Service

Lampunginfo.com Portal Berita Terbaik Lampung & Indonesia. Pemasaran Kontak : 081366574266 Alamat : Jalan Raya Bumi Sari Natar Gang Bima Ruko Orange / Cv Lampung Service, Jalan Bima, Bumisari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung , 35362, Indonesia website : http://www.lampungservice.com/ PUSAT PELATIHAN KURSUS TERBAIK DI INDONESIA Kursus & Service All Elektronik Kontak : 081366574266

Dikibuli Lion Air Manajemen Menhub Turun Tangan


lampunginfo.com Staf Khusus Anies Mengaku Dikibuli Lion Air, Penjelasan Manajemen hingga Menhub Turun Tangan  Seorang staf khusus Gubernur DKI Jakarta bernama Muhammad Chozin Amirullah merasa dibohongi oleh Lion Air saat dirinya hendak bertolak ke Bangka Belitung.

Pasalnya, Chozin sampai tidak bisa terbang karena kursinya telah diisi penumpang lain.

Kejadian tak mengenakkan itu dibagikan Chozin pada akun Facebook miliknya.

Cerita Chozin pun viral di media sosial.

Chozin menceritakan, kejadian bermula saat dia datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta tanggal 2 Juni 2019 untuk keperluan check-in lebih awal.

Ini mengingat antrean yang panjang menjelang Lebaran.

Saat Chozin sudah sampai di counter check-in pada pukul 09.20 WIB, Chozin terkejut kursi maskapai yang dipilihnya sudah terisi penuh.

Petugas pun mengatakan kepadanya bahwa Chozin tidak melakukan check-in secara online.

"Kita check-in belum terlambat tapi dinyatakan kursi sudah penuh karena tidak online check-in. Yang lain mungkin terima begitu saja. Tapi saya tahu web check-in itu bukan kewajiban melainkan opsional. Kalau tidak terlambat check-in bisa di bandaranya," kata Muhammad Chozin Amirullah saat dihubungi wartawan lampunginfo.com.

Dari situ, Chozin beranggapan kursi yang telah dipesannya dijual ke penumpang lain karena disinyalir telat check-in.

"Lalu, dia (petugas Lion Air) enggak bisa input, dia bilang kursi sudah penuh, bukan terlambat. Enggak salah kalau saya berasumsi kursi itu dijual lagi ke penumpang lain," terang Chozin.

Akhirnya, Chozin pun mengajukan keluhan kepada petugas maskapai.

Setelah itu, Chozin diarahkan untuk menuju customer service.

"Saya sampaikan, 'Mas, counter customer service antriannya panjang begitu. Kalau saya ke sana sekarang, saya harus melalui antrian panjang lagi.

Begitu sampai dapat giliran di counter pasti mereka akan bilang kalau saya terlambat dan sekarang pesawat sudah boarding.

Bolehkah saya diantar untuk bisa langsung bertemu manajemennya tanpa harus antri dulu?'," terang Chozin.

Namun, petugas maskapai tidak bisa mengantarnya.

Singkat cerita, akhirnya Chozin hanya bisa diantarkan ke customer service, tidak bisa menemui manager maupun supervisor maskapai Lion Air.Chozin pun harus kembali mengantre panjang hingga pesawat siap berangkat.

Setelah sampai di counter customer service, Chozin menceritakan kejadian yang dialaminya secara runut.

Namun, jawaban petugas tersebut masih sama, yaitu terlambat check-in.

"Di counter 26 ditolak dengan alasan tidak melalui web check-in, di customer service ditolak dengan alasan terlambat check-in," kata Chozin.

Chozin pun akhirnya diantar ke counter 15 untuk menemui supervisor Lion Air.

Lagi-lagi, jawaban yang diutarakan sama, yaitu Chozin dianggap terlambat check-in.

"Saya enggak tahu itu supervisor apa bukan, ya. Tapi customer service itu bilang atasannya," ungkap Chozin.

Akibatnya, Chozin pun mengganti pemberangkatannya dengan maskapai lain di hari yang sama dengan harga sekitar Rp 5 juta.

Chozin juga mengakui dirinya tidak akan menggunakan maskapai Lion Air hingga manajemennya diperbaiki.

"Saya enggak salah, menurut saya memang harus dibenahi.

Saya sudah tobat, saya sudah tidak mau memakai lagi kalau manajemennya belum diperbaiki," pungkasnya.


Bagaimana reaksi manajemen Lion Air?

Manajemen Lion Air Group mengatakan bakal melakukan langkah investigasi terkait keluhan Chozin.

"Saat ini kami sedang melangsungkan penyidikan dan investigasi atas apa yang terjadi di penerbangan JT-616 pada 2 Juni 2019 sebagaimana informasi yang beredar," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Selasa kepada wartawan lampunginfo.com

Danang menuturkan, pihaknya berterima kasih atas informasi berupa keluhan yang disampaikan penumpang dalam kejadian ini.

Selain itu, Lion Air Group juga meminta maaf atas kejadian yang dialami calon penumpangnya.

"Serta mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh salah satu penumpang. Lion Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first)," tuturnya.

"Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional," imbuh Danang.

Dia menjelaskan, pihaknya pada penerbangan JT-616 sudah dipersiapkan mulai dari unit kerja pengendali operasional penerbangan, penanganan pelaporan (check-in) penumpang, unit pemberangkatan penumpang, teknisi, awak pesawat dan pesawat serta hal lainnya agar pesawat dapat diberangkatkan tepat waktu.

Lion Air JT-616 berangkat tepat waktu pukul 10.00 WIB dan mendarat di Pangkalpinang pada 11.10 WIB.

Lion Air mengoperasikan Boeing 737-800 NG registrasi PK-LKW, pesawat memiliki kapasitas 189 kursi kelas ekonomi.

"Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat serta 180 penumpang dewasa (adult), delapan penumpang kategori anak-anak (child) dan dua bayi (infant). Menurut data reservasi (pembukuan), penerbangan JT-616 akan membawa 181 penumpang dewasa," jelasnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menindaklanjuti kasus penumpang Lion Air yang mengaku tidak mendapat kursi meski sudah memiliki tiket.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan memeriksa pihak Lion Air terkait hal tersebut.

"Kalau ada satu dua orang itu temui, klarifikasi apa yang terjadi dan konfrontasikan dengan maskapai. Setelahnya kita akan ambil tindakan sesuai ketentuan," kata dia di Jakarta, Senin.

Budi mengatakan pihaknya bakal meminta keterangan, baik dari penumpang maupun maskapai.

Pihaknya pun mengaku sudah menyampaikan hal ini ke Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti.

"Kami akan klarifikasi apakah yang terjadi itu suatu pelanggaran atau itu viral untuk diskreditkan korporasi tertentu," kata dia.lampunginfo.com - Berita Lampung Media Terkini Indonesia Kontak (+62) 081366574266 Address Alamat : Jalan Raya Bumi Sari Natar Gang Bima Ruko Orange / Cv Lampung Service™ , Jalan Bima, Bumisari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung , 35362, Indonesia



Pemilik PT Lampung Service ( Nino Nurmadi ) atau Lebih di Kenal Masyarakat Lampung & Indonesia Cv Lampung Service

Lampunginfo.com Portal Berita Terbaik Lampung & Indonesia. Pemasaran Kontak : 081366574266 Alamat : Jalan Raya Bumi Sari Natar Gang Bima Ruko Orange / Cv Lampung Service, Jalan Bima, Bumisari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung , 35362, Indonesia website : http://www.lampungservice.com/ PUSAT PELATIHAN KURSUS TERBAIK DI INDONESIA Kursus & Service All Elektronik Kontak : 081366574266